Tips Mengganti Template Joomla

Thursday, August 30, 2012


Templates merupakan layout yang digunakan untuk menciptakan citra situs Anda, dan Anda bisa membuatnya walaupun situs Anda sebenarnya statis, jika Anda memiliki banyak ide dan koleksi templates dan ingin berganti-ganti setiap bulannya, maka dengan mengintip engine yang dimiliki Joomla, Anda dapat membuat situs Anda berganti templates dengan mudah sesuka hati Anda.
Hal pertama yang harus di rancang adalah membuat halaman konfigurasi program Anda, saya akan contohkan membuat halaman config.inc.php untuk koneksi keserver dan database (halaman ini hanya digunakan jika Anda memang menggunakan database tertentu, jika tidak, maka halaman ini tidak diperlukan) dan lib.inc.php untuk string konstanta yang akan digunakan.
 Source Code :
config.inc.php
<?
// konfigurasi server dengan database $dbhostname = <YOUR SERVER HERE>; $dbusername = <YOUR USER NAME HERE>; $dbpassword = <YOUR PASSWORD HERE>;

$dbdatabase = <YOUR DATA BASE NAME HERE>; // perlu diingat bahwa jika anda membuatnya di local maka settingnya menjadi : // $dbhostname =”localhost”; // $dbusername = “root”; mysql_connect($dbhostname,$dbusername,$dbpassword) or die ("Error Connection"); mysql_select_db($dbdatabase) or die ("Cannot Find Database"); ?>
lib.inc.php
<?
// keterangan setting nama alias untuk mempermudah program
// “default” merupakan alamat folder template yang akan dipanggil.
$templates = “templates/default/”;
// memanggil images pendukung templates
$images = $templates.”images/”;
// memanggil style penulisan templates
$css = $templates.”css/”;
?>
 
main.css
/* ini berada di folder templates/default/css/ */
/* CSS Document */
body {
background-color: #E1E1E1;
}
body,td,th {
font-family: Verdana;
font-size: 11px;
color: #000000;
}
p {
font-family: Verdana;
font-size: 11px;
color: #000000;
padding-left:0.5em;
padding-right:0.5em;
text-align:justify;
}

Setelah Anda membuat kedua file tersebut sesuai dengan contoh script diatas, kita bisa langsung memulai membuat situs Anda, hal pertama buat halaman index.php seperti dibawah ini


index.php
<?
/*
* Author = ™_The_Critical_™
* Script Langkah membuat trik merubah template tanpa database sederhana ala Joomla
*/
require “config.inc.php”;
include “lib.inc.php”;
require $templates.”layout.php”;
?>

Selanjutnya Anda harus membuat folder baru bernama templates dan di dalam pembuatan awal situs. Anda dan kemudian isikan folder baru dengan nama default dan di dalam folder inilah Anda menyimpan layout situs Anda. Jika Anda memiliki banyak templates, halaman untuk menampilkan template Anda dapat Anda bedakan dalam folder-folder yang berbeda tetapi tetap dalam folder templates, misalnya Anda memiliki templates kedua yang kemudian Anda bisa namakan folder tersebut menjadi coba, sehingga kini Anda telah memiliki dua templates yang dapat Anda panggil kapan saja, baik di folder default maupun di folder coba. Usahakan nama file yang ada di tiap sub folder templates adalah sama, disini saya menamakan file tersebut dengan sebutan layout.php, contoh untuk halaman lib.inc.php menjadi :
 
Source code lib.inc.php dengan menggunakan template yang terletak di folder “coba” :
<?
// keterangan setting nama alias untuk mempermudah program
// “coba” merupakan alamat folder template yang akan dipanggil.
$templates = “templates/coba/”;
// memanggil images pendukung templates
$images = $templates.”images/”;
// memanggil style penulisan templates
$css = $templates.”css/main.css”;
// judul halaman
$title = “Templates Ala Joomla”;
?>
Sebelum Anda membuat layout Anda, pastikan pembuatan situs Anda rapi dan terkesan professional, dalam folder default misalnya Anda bisa mengisikan folder lain seperti images (* untuk meletakan gambar-gambar pendukung yang ada di templates default Anda), css (* untuk mengatur penulisan templates default Anda), atau beberapa folder lain sesuai dengan kebutuhan Anda.
Langkah selanjutnya adalah membuat layout di halaman layout.php, pada koding di halaman php ini, saya hanya memberikan contoh sederhana saja.
Source code layout.php :
<html>
<head>
<title><?= $title; ?></title>
<link href="<?= $css; ?>" rel="stylesheet" type="text/css">
</head>
<body>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td width=”780”>
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td colspan=”2”><img src=”<?= $images; ?>header.jpg” width=”780” height=”100”></td>
</tr>
<tr>
<td width=”200”><?= include “part_menu.php”; ?></td>
<td><?= include “part_inside.php”; ?></td>
</tr>
</table>
</td>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>
Nah dari pembuatan template diatas, kita bisa mengkombinasikan dengan pembahasan saya yang pertama tentang tips dan trik menyembunyikan halaman di PHP. Dengan system yang sama kita akan membuat file part_menu.php dan part_inside.php
part_menu.php
<table width="100%" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td width="25%” align=”center”><a href="?menu=home”>Home</a></td>
<td width="25%” align=”center”><a href="?menu=about”>About</a></td>
<td width="25%” align=”center”><a href="?menu=contact”>Contact</a></td>
</tr>
</table>
part_inside.php
Pada pembahasan kali ini saya akan membuat situs ini hanya membutuhkan halaman ini saya untuk mengeksekusi pemanggilan halaman pada halaman bagian part_menu.php
<?
// pemanggilan koneksi tidak diperlukan lagi, karena di badan halaman index.php telah dipanggil config.inc.php
if (($_GET[‘menu’]==’’) || ($_GET[‘menu’]==’home’)){
echo “<p>Selamat Datang</p>
<p>Saya ucapkan terima kasih yang sudi berselancar disitus saya. Dapatkan informasi menarik disitus ini.”;
}
else if ($_GET[‘menu’]==’about’) {
echo “<p>Tentang Saya</p>
<p>Saya hanya manusia biasa yang maniak dengan PHP</p>.”;
}
else if ($_GET[‘menu’]==’contact’) {
echo “<p>Tentang Saya</p>
<p>Saya hanya manusia biasa yang maniak dengan PHP</p>.”;
}
else {}
?>

Dan Anda telah memiliki situs yang professional Ala Joomla, sangat mudah dan jika Anda menemukan Masalah, Anda bisa menghubungi saya langsung via email atau diskusi langsung dengan saya via yahoo messenger. Semoga bermanfaat.

0 comments

Post a Comment