Showing posts with label it news. Show all posts
Showing posts with label it news. Show all posts

10 Media Penyimpanan yang gagal di Dunia Komputer

Tuesday, October 30, 2012

Bila kita ingat beberapa tahun kebelakang harddisk dengan kapasitas 1 GB adalah barang mewah bagi pengguna komputer, dan mengingat lebih jauh lagi kebelakang disket 5 1/4 inchi pernah terkenal dengan kapasitas yang hanya sebesar 720KB.
Ada baiknya kita nostalgia ke zaman dahulu melihat beberapa media penyimpanan yang pernah ada dan dipakai di dunia komputer. Infoteknologi tidak akan membahas sejarah media penyimpanan data seperti disket 3,5 inchi, LS-120, atau tape drive. Tapi akan membahas media storage yang pernah diproduksi namun tidak /kurang berhasil dalam proses penjualannya.
Berikut 10 Media penyimpanan di zaman dahulu dikutip dari PCmag:

3-Inch Compact Floppy
[Image: 3%20inchi%20compact%20floppy.jpg]
Sebuah konsorsium manufaktur yang dipimpin oleh Matsushita memperkenalkan disket dengan ukuran 3 inchi di tahun 1983 untuk menandingi disket 3,5 inchi buatan Sony.
Disket 3 inchi menampung 140KB disetiap sisinya, digunakan komputer British Amstrad; namun format ini juga hilang dan kalah bersaing dengan disket 3,5?.

Sharp Bubble Memory
[Image: Sharp%20Buble%20memory.jpg]
Bubble memory merupakan media yang ramai digaungkan oleh para analis industri akan menjadi pengganti media cakram magnetik. Namun realitas berkata lain, bubble memory hanya digunakan di beberapa produk komersial.
Satu diantaranya adalah Sharp PC-5000, model awal dari komputer IBM (1983). Komputer tersebut menggunakan Sharp CE-100B Magnetic Bubble Memory catridge sebagai media penyimpanan utama; setiap catridge mampu menyimpan 128KB data.

Apple Twiggy Diskette
[Image: Apple%20Twiggy%20Diskette.jpg]
Komputer Apple Lisa(1983) menggunakan dua 5,25 inchi disk drive yang terintegrasi. Drive ini menggunakan format "Fileware", namun banyak yang mengenalnya dengan nama Twiggy. Disket Twiggy berkapasitas 871KB dan terlihat sebagai versi "aneh" dari versi 5,25 disket yang terkenal.
Apple menyadari bahwa disket ini kurang bagus dan mudah rusak, kemudian Apple menghentikan format ini dan menggantinya dengan disket 3,5 inchi dari Sony dengan kapasitas 400KB pada versi Apple Lisa berikutnya (1984)

Sinclair ZX Microdrive
[Image: Sinclain%20ZX%20Microdrive.jpg]
Di tahun 1983, Sinclair Research meluncurkan ZX Microdrive system untuk system komputer mereka ZX Spectrum. ZX microdrive mampu menyimpan 85KB di media sebesar 1,3 inchi.
Microdrive membaca dan menulis data lebih cepat dibandingkan tape drive kaset pada era tersebut, namun format ini juga lebih mudah rusak.

IBM PCjr ROM Cartridge
[Image: IBM%20PCjr%20ROM%20Cartridge.jpg]
Biasanya kita akan berasumsi catridge ROM sebagai media penyimpanan tradisional di konsol video game, namun komputer jaman dahulu juga pernah memakainya. Uniknya lagi, Lotus pernah merilis software terkenal mereka Lotus 1-2-3 dalam format IBM PCjr pada tahun 1984. Meskipun media ini cepat untuk mengakses data dan mudah digunakan, catridge ROM dengan cepat kehilangan popularitasnya karena keterbatasan jumlah data yang dapat disimpan dan juga harga manufaktur dari media ini.

2-Inch Floppy Disk
[Image: 2%20inchi%20floppy.jpg]
Didesain pertamakali untuk digunakan pada perekam video awal, Fuji LT-1 2 inch floppy format hanya digunakan di komputer dengan model Zenith Minisport laptop (1989). Kapasitas disket ini adalah sebesar 720 KB, dan karena ukurannya yang sangat kecil, ada olok-olok di era tersebut supaya pengguna disarankan untuk menjauhkan hewan peliharaannya karena mungkin dapat tertelan.

Floptical Diskette
[Image: Floptical%20Diskette.jpg]
Insight Peripherals memperkenalkan floptical drive pada tahun 1992. Media ini mampu menyimpan 21 MB data di disket berukuran 3,5 inchi, dan disket ini juga kompatibel dengan drive 3,5 inchi. Floptical mampu menyimpan data yang lebih besar melalui teknologi hybrid yang disebut "Floppy Optical" yang menggabungkan teknologi disket konvensional dengan pembacaan data melalui laser yang memungkinkan penulisan data lebih akurat, yang memungkinkan lebih banyak track disimpan pada disket.© haxims.blogspot..com

Canon Optical Card
[Image: canon%20optical%20drive.jpg]
Media penyimpanan ini mampu menyimpan dua megabyte data di optiknya dan setelah memasukkan data didalamnya maka tidak akan pernah bisa diganti (sama seperti CD-R, tapi tidak berputar)
Diuji coba sebagai kartu identifikasi didunia medis pada 1990, tapi kemudian gaungnya hilang tanpa jejak.

Hitachi Micro Hamster
[Image: hitachi-micro-hamster.jpg]
Foto diatas adalah foto resmi dari iklan Hitachi yang menampilkan seekor hamster dan Compact Flash harddisk yang disebut dengan Microdrive.
Pertama kali deperkenalkan tahun 2003, harddisk kecil ini menawarkan ukuran yang besar dengan performa yang mumpuni, ditambah lagi dengan harga per-megabyte yang lebih murah dibanding media flash.
Namun kemudian media flash mengalami kemajuan yang besar dalam hal peninggakan kapasitas, harddisk miniatur ini kemudian kehilangan pasar.

Magneto-Optical Disk
[Image: Magneto%20Optical%20Disk.jpg]
Teknologi Magneto menggunakan laser untuk membaca data pada cakramnya, mirip seperti pada CD-ROM. Tapi tidak seperti CD, kebanyakan cakram MO dapat ditulis ulang karena menggunakan material magnetik spesial digabung dengan teknologi laser.
Magneto disk pertama kali dikenal setelah digunakan pada NeXT Computer pada tahun 1988. Bermacam-macam drive MO masih diproduksi sampai saat ini, tapi gaungnya jauh tertinggal dari media konvensional semacam DVD-R.

Sumber

Lifi, Teknologi Wifi yang Berbasis Cahaya

Sunday, October 28, 2012

[Image: LiFi-640x439.jpg]

- Sebuah penelitian menghasilkan sebuahteknologi yang disebut sebagai Light Fidelity atau LiFi menjanjikan kecepatantransfer yang lebih cepat dibanding WiFi dan LiFi kemungkinan akan menggantikanWiFi dimasa mendatang.

WiFi atau Wireless Fidelity mungkin sudahakrab ditelinga pengguna komputer. WiFi ini juga sering disebut sebagai WLAN(Wireless Local Area Network) yang menggunakan gelombang radio dengan frekuensi2,4GHz yang menggunakan standar IEEE 802.11.

Baru-baru ini para peneliti dari UniversitasEdinburg telah mengembangkan sistem jaringan wireless atau nirkabel yang mampumenghasilkan kecepatan transfer hingga 130mbps menggunakan teknologi cahaya.

Teknologi yang disebut sebagai LiFi (LightFidelity) ini menggunakan LED (Light Emiting Diode) untuk mengirimkan data kepenerima dengan perubahan intensitas cahaya yang begitu cepat sehingga takdapat dilihat oleh mata manusia.

Seorang fisikawan dan profesor Jerman, HaraldHaas melalui proyek dari perusahaan Pure VLC ini mengembangkan metode smartlighting yang memungkinkan cahaya digunakan untuk mengirim dan menerima datayang mampu mencapai kecepatan hingga 50 Mbps.

Saat ini harus diakui bahwa kecepatan transferdata dari teknologi Light Fidelity ini memang belum bisa mengalahkan kecepatantransfer data dari standar Wireles Fidelity senerasi terakhir.

Harald Haas juga menambahkan bahwa ia dantimnya terus berusaha untuk mengembangkan sistem LiFi di laboratorium agardapat menghasilkan kecepatan hingga satuan gigabit per detik.

Seperti yang dilansir dari ArsTechnica, LiFiini memiliki beberapa kelebihan seperti luas spektrum transmisi yang lebih luashingga 10.000 dari wireless fidelity yangberbasis gelombang radio. LiFi jugamampu menyediakan konektivitas nirkabel dirumah atau dikamar tanpa takutterjadi kebocoran sinyal.

Programmer Skill Level

Monday, October 15, 2012

Susuai dengan yaitu Programmer Skill Level, yaitu Programmer Berdasarkan Skill Level yang ia miliki dalam memahami Pemrograman, baik itu bahasa Web maupun aplikasi, dalam kasus ini saya akan menjelaskan 5 Skill Level Seorang programmer, dan tentunya sobat blogger juga pasti bakalan tau yang mana yang cocok buat sobat....

Novice Programmer
Programmer jenis ini adalah tipe programmer yang sangat pemula. Sebenarnya ketika kita mempelajari sebuah bahasa pemrograman yang baru, kita selalu melalui tahap ini. Ciri dari programmer jenis ini adalah dia membutuhkan penjelasan mendetail (bahkan sangat mendetail) mengenai sebuah konsep dan tidak ingin terikat dengan konteks.

Artikel yang dia sukai itu yang penjelasannya mendetail. Misalnya cara membuat membuat halaman web yang dijelaskan pertahap dari buka notepad, isi tag <html>, <head>, <body>, save dengan format html, double klik file dan buka dengan browser. Pernah ngalamin ngga?

Novice programmer juga tidak ingin terikat dengan konteks. Contohnya dia bisa membuat halaman html berdasarkan petunjuk yang telah ada, tetapi jika halaman html ini harus dirubah (misal membuat tampilannya berubah) tapi tidak terdapat di manual, maka ia akan kebingungan.

Biasanya seorang Novice Programmer tidak tertarik untuk belajar lebih dalam, ia hanya ingin menyelesaikan problem yang ia hadapi dan segera mendapatkan solusinya. Pokoknya masalahnya selesai, bagaimanapun caranya. Kira-kira seperti itu yang ada di pikirannya.

Advance Beginner Programmer
Programmer jenis ini agak lebih mahir daripada tipe novice programmer. Ciri yang paling mencolok dari advance programmer adalah paham bagaimana sebuah tools (bahasa pemrograman, framework, API) berjalan. Namun, ia tidak memahami big picture dari konsepnya.

Dia juga termasuk programmer yang menyukai ‘solusi cepat dan singkat’. Pernah ngga temen-temen ngalamin ketika mempelajarai suatu API (Application Programming Interface) dan dengan terburu-buru mencari fungsi yang diinginkan tanpa memahami secara keseluruhan bagaiaman API tersebut bekerja? Pernah kan? Kalau saya sih pernah ngalamin.. :)

Kelebihan dari Advance Beginner Programmer dibanding Novice Programmer adalah ia mampu menerapkan pemahaman yang ia miliki ke dalam konteks yang sedang dikerjakan. Misalnya, ia bisa menyesuaikan tutorial pembuatan aplikasi perpustakaan menggunakan java dan memodifikasi sintaxnya agar sesuai dengan kebutuhannya.

Salah satu kelemahan yang mencolok dari Advance Beginner Programmer adalah ia tidak mau atau belum siap mempelajari keseluruhan dari suatu konsep. Misalnya dalam mempelajari sebuah framework, ia hanya mau mempelajari fungsi-fungsi di dalam framework tersebut tanpa mau mempelajari bagaiman framework tersebut bisa berjalan.

Competent Programmer
Programmer jenis ini memiliki ciri utama dapat melakukan troubleshooting. Maksdunya, ia dapat menyelesaikan masalah yang belum pernah ia temui sebelumnya menggunakan pengalaman yang ia miliki.

Competent Programmer juga mampu menerima saran dari seorang Expert Programmer dengan tepat dan mampu mengaplikasinya sesuai dengan saran dari Expert Programmer tesrsebut.

Hasil pekerjaan seorang Competent Programmer biasanya tergantung dari jumlah pekerjaan dan pengalaman ia mengerjakan project. Semakin banyak masalah yang telah ia pecahkan, makin cepat pula kerjanya.

Kelebihan lain dari Competent Programmer adalah ia mampu menjelaskan kepada seorang Novice Programmer. Dimana bila seorang Expert langsung menjelaskan ke Novice, maka si Novice kebingungan sakin tingginya ilmu si Expert ini.

Proficient Programmer
Programmer jenis ini membutuhkan Big Picture. Mereka inilah tipe orang yang tidak suka dengan tutorial yang bertele-tele. Kalau memahami sebuah framework, mereka tidak cukup dengan melihat fungsinya saja, tapi harus memahami bagaimana framework tersebut dapat bekerja.

Kelebihan lain dari Proficient Programmer adalah mereka mampu belajar tanpa mempraktekan secara langsung. Contohnya, ia dapat memahami bagaimana cara kerja suatu framework hanya dengan membaca bagaimana orang lain menyelesaikan project dengan menggunakan framework tersebut.

Temen-temen pernah nanya di forum ngga? Ngeh ngga, kalau ada orang yang jawab, biasanya dia nanya kita sudah melakukan apa aja, codingnya gimana, output yang diharapkan gimana, dan tiba-tiba dia tahu jawabannya (padahal dia ngga nyoba sintax kita di laptopnya) ? Nah, dia itu seorang Proficient Programmer.

Ciri lain dari seorang Proficient Programmer adalah ketika dia melakukan test sebuah program. Ketika seorang Novice bertanya kenapa saya melakukan tes ini? apa saja tes yang harus dilakukan? Fungsi mana saja yang harus di tes? dan sebagainya. Sebaliknya, seorang Proficient Programmer mengetahui dengan tepat bagian mana saja yang mungkin akan break jika dites dan melakuan tes pada bagian tersebut.

Expert Programmer
Oke, sampai di bagian akhir ni, Expert Programmer. Siapa mereka?

Mereka ini orang – orang yang senantiasa membagikan ilmunya kepada kita. Merekalah orang-orang yang menulis buku, menulis artikel, membuat bahasa pemrograman, membuat framework, membuat IDE, dan membuat orang lain paham tentang konsep baru.

Mereka ini para programmer yang mampu memahami konteks dari suatu masalah dan mampu memberikan solusi yang tepat, sesuai dengan konteksnya.

Yang menarik dari seorang Expert adalah ia mampu memberkan solusi dari suatu masalah hanya berdasarkan intuisi. Contohnya, dari ratusan baris kode program dan puluhan fungsi didalamnya, kemudian ketika dijalankan terdapat error pada program, Ia dapat mengatakan, “Kayaknya di fungsi itu ada yang deh.”

Ya, intinya seorang Expert ini mampu mengetahui detail mana yang penting dan tidak penting. Apa yang ia sampaikan terkadang tak mampu ia jelaskan kenapa. Ia hanya berkata, “Pengalaman..”.

Nah sobat blogger termasuk kategori yang mana??

Pengertian Dan Defenisi E-Commerce

Wednesday, October 10, 2012

Sejalan dengan perkembangan manusia, cara dan sarana yang digunakan untuk berdagang senantiasa berubah.
Pengertian E-Commerce
Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya.
Media elektronik yang dibicarakan di dalam tulisan ini untuk sementara hanya difokuskan dalam hal penggunaan media internet. Pasalnya, penggunaan internetlah yang saat ini paling populer digunakan oleh banyak orang, selain merupakan hal yang bisa dikategorikan sebagai hal yang sedang ‘booming’.
Penggunaan internet dipilih oleh kebanyakan orang sekarang ini karena kemudahan-kemudahan yang dimiliki oleh jaringan internet, yaitu:

Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar (huge/widespread network), layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik, yaitu murah, cepat dan kemudahan akses. Dari apa yang telah diuraikan di atas, dengan kata lain; di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan/perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet.

E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda.
E-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

E-commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, antara perusahaan dengan pelanggan (customer), atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan public. Jika diklasifikasikan, sistem e-commerce terbagi menjadi tiga tipe aplikasi, yaitu:

· Electronic Markets (EMs).
EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien dalam hal waktu. Sedangkan bagi penjual, ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.


· Electronic Data Interchange (EDI).
Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”.
Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.

· Internet Commerce.
Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi
informasi dan komunikasi untuk perdagangan. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa.

Karakteristik E-Commerce.
Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu :

Transaksi tanpa batas
Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri.Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.

Transaksi anonim
Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

Produk digital dan non digital
Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

Produk barang tak berwujud
Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commercen dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.  Transaksi yang terjadi antara demand dan supply dapat dengan mudah dilakukan walaupun yang bersangkutan berada dalam sisi geografis yang berbeda karena kemajuan dan perkembangan teknologi informasi, yang dalam hal ini adalah teknologi e-commerce.


Kontrak melalui web atau situs.

Chatting dan Video Conference adalah alat komunikasi yang disediakan oleh internet yang biasa digunakan untuk dialog interaktif secara langsung. Sesuai dengan namanya, video conference adalah alat untuk berbicara dengan beberapa pihak dengan melihat gambar dan mendengar suara secara langsung pihak yang dihubungi dengan alat ini. Dengan demikian melakukan kontrak dengan menggunakan jasa chatting dan video conference ini dapat dilakukan secara langsung antara beberapa pihak dengan menggunakan sarana komputer atau monitor televisi.

Kontrak melalui e-mail adalah salah satu kontrak on-line yang sangat populer karena pengguna e-mail saat ini sangat banyak dan mendunia dengan biaya yang sangat murah dan waktu yang efisien.  
Kontrak melalui web dapat dilakukan dengan cara situs web seorang supplier (baik yang berlokasi di server supplier maupun diletakkan pada server pihak ketiga) memiliki diskripsi produk atau jasa dan satu seri halaman yang bersifat self-contraction, yaitu dapat digunakan untuk membuat kontrak sendiri, yang memungkinkan pengunjung web untuk memesan produk atau jasa tersebut.

Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai dengan adanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual (misalnya bertempat kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di Indonesia (misalnya detik.com).